Bagaimana Blog Mengubah Saya Menjadi Manusia yang Lebih Baik (Obrolin Giveaway)

Kenapa bikin blog?

Pertanyaan ini sering saya tanyakan kepada diri sendiri, namun tak pernah bisa saya jawab dengan benar-benar yakin.

Saya rasa hasrat saya untuk menulis bermula sekitar lima atau enam tahun yang lalu, saat saya sedang gencar-gencarnya mencari bahan-bahan bacaan. Dari mulai buku-buku perpustakaan hingga artikel-artikel dari internet.

Kala itu saya selalu memprioritaskan buku-buku berhalaman tebal untuk dibaca terlebih dahulu. Tujuannya tentu agar saya tak perlu buru-buru mencari bacaan baru.

Sedangkan untuk artikel-artikel di internet, saya selalu lebih suka membaca artikel-artikel berbentuk feature atau opini.

Artikel-artikel tersebut mudah dipahami, kaya akan informasi, namun tidak membosankan meski bisa panjangnya bisa mencapai ribuan kata. Tulisan-tulisan seperti ini seolah-olah ditulis dengan sangat mudah.

Setiap kali selesai membacanya batin saya selalu bergumam, “Tulisan ini sangat sederhana tapi mengena, saya juga pasti bisa bikin tulisan kayak gini.”

Maka teringatlah saya akan blog yang saya bikin bertahun-tahun sebelumnya. Blog-blog yang berisi tulisan tulisan salin-tempel tersebut memang tak terawat saat itu.

Saya mulai mencoba menulis artikel-artikel panjang di blog yang berisi opini dan pengalaman pribadi.

Hasilnya,

sumber : https://goo.gl/images/gEzpsi

Kenapa?

Kalian yang baru ngeblog di platform wordpress, mungkin tidak pernah tahu bahwa, pada zaman dahulu kala pernah ada sebuah platform blogging yang bernama mywapblog.

Platform ini cukup populer pada zamannya karena saat itu mungkin adalah satu-satunya platform blog yang penggunanya bisa mengelola blognya secara penuh dari ponsel. Tak perlu smartphone, bahkan ponsel yang paling basic-pun jadi.

Meski demikian bukan berarti pengguna mywapblog adalah bloger-bloger cemen. Terlepas dari segala macam keterbatasannya, mywapblog bisa menjadi sumber penghasilan yang lumayan bagi para penggunanya.

Setahu saya, sebagian besar penghasilan mereka berasal dari imbalan dari situs-situs file sharing (semacam uptobox, tusfiles dkk) & safelink (ad.fly dkk).

Maka jangan heran jika kebanyakan blog-blog mywapblog adalah blog-blog penyedia link download, entah itu musik, game, atau film.

Bayangkan saat itu, saya, pengguna mywapblog, mengunggah artikel 500 kata, tanpa satupun link untuk didownload, tanpa iklan, tanpa gambar, hanya berisi opini dan pengalaman pribadi, berada di tengah-tengah blog-blog komersil, nyaris sendirian.

Saya merasa seperti orang gila!

Maka saya pun meninggalkan dunia blog untuk kedua kalinya. Mungkin memang ini bukan dunia saya, pikir saya kala itu.

Sampai akhirnya beberapa bulan kemudian saya kembali menulis, di platform wordpress.
Saya tak memasang harapan terlalu tinggi kali ini. Saya hanya inginnmenulis, itu saja.

Saya sadar bahwa bahkan meski tak ada seorang pun yang membaca tulisan-tulisan saya, selalu menyenangkan untuk membaca ulang tulisan-tulisan tersebut setelah sekian lama.

Saya pun bertekad untuk terus menulis, apapun kondisinya, entah ada yang baca atau tidak.

Perubahan itu akhirnya terjadi saat secara tidak sengaja saya bertemu dengan seorang bloger di forum wordpress. Dia lah Muhamad Liudin pemilik blog shiq4.wordpress.com yang punya ratusan pengikut di wordpress kala itu.

Dari situlah saya akhirnya menemukan pembaca-pembaca blog saya. “Pembaca Asli” yang benar-benar membaca tulisan-tulisan saya, bukan hanya melihat sekilas lalu berkomentar, “nais info gan!”, atau “postingan bagus!“, atau “kunjungi balik gan!

Semakin banyak bloger yang saya kenal dan saya baca tulisannya semakin pula saya menyadari bahwa banyak tulisan-tulisan bagus di luar sana. Tulisan-tulisan yang, jika dibandingkan dengan tulisan-tulisan saya ibarat Jawa Barat dan Jawa Timur. Jauuuuuh! Apalagi kalau jalan kaki.

Saya juga tak lagi menganggap bahwa kegiatan menulis adalah sesuatu yang mudah untuk dilakukan. Menulis bisa menjadi sangat melelahkan. Apalagi kalau sambil jalan kaki.

sumber : https://goo.gl/images/9lEQv5

Maksud saya, mengumpulkan niat untuk menulis saja sulit, apalagi melakukannya sampai selesai.

Itulah yang membuat saya tak lagi seperti dulu, mudah menilai jelek tulisan, bahkan sebelum saya selesai membaca sebuah tulisan.

Apa yang saya dapat dari blog?

Berkat blog, saya belajar banyak hal baru. Saya belajar bagaimana mengelola blog menjadi lebih terlihat profesional dan memudahkan bagi pembaca.

Salah satu hobi saya adalah berkunjung ke blog-blog lain secara langsung (bukan melalui aplikasi/ wordpress reader). Dari situ saya banyak menemukan blog-blog dengan layout ciamik yang kemudian saya terapkan ke blog sendiri.

Hasilnya, meski belum sempurna, paling tidak blog ini mempunyai layout yang rapi dan enak dilihat. (Bukankah demikian?)

Selain itu berkat blog juga, kini saya menjadi tahu suka duka mengelola situs dengan hosting pribadi yang sudah saya alami hampir setahun.

Saya juga menjadi tahu bagaimana cara kerja periklanan online seperti Google Adsense dan Wordads dan bagaimana menyiapkan blog saya untuk bisa diterima sebagai publisher.

Sejujurnya, terlalu banyak manfaat yang saya dapatkan dari dunia blog. Menyebutkannya satu per satu akan membuat postingan ini menjadi sepanjang buku 100 halaman.

Tetapi jika boleh diringkas menjadi satu kalimat, manfaat terbesar nge-blog bagi saya adalah, ” Nge-blog membuat saya menjadi manusia yang lebih rendah hati, lebih menghargai orang lain, dan menyadari arti penting ketekunan untuk terus belajar agar bisa menjadi penulis dan bloger yang lebih baik.

Salam bloger!

Tulisan ini dibuat untuk diikutsertakan dalam “Giveaway Komunitas Blogger Obrolin”. Dalam rangka memperingati ulang tahun Komunitas Blogger Obrolin yang pertama.

Silakan kunjungi halaman ini untuk informasi selengkapnya.

Saya mengajak shiq4, segitigarumus, & desfortinmenulis untuk mengikuti giveaway ini.

Advertisements

AuthorFirman

Penyuka sepak bola dan bacaan.

24 replies to Bagaimana Blog Mengubah Saya Menjadi Manusia yang Lebih Baik (Obrolin Giveaway)

  1. Dari kemarin sudah berniat mengikuti Giveaway Obrolin, tapi masih belum sempat.

    Saya pertama ngeblog dulu di Multiply 🙂

    • Iya, ini juga post pertama saya setelah absen selama beberapa bulan terakhir. Kayaknya cocok untuk memulai lagi kegiatan ngeblog, hehehe

      Multiply itu tahun berapa ya mas? Kalau mywapblog kan tahun 2012 an

        • Wah, itu 12 tahun yg lalu, kayaknya mas adalah salah satu blogger paling senior yang saya kenal.

          • Kalau jaman homepage pribadi, sudah mulai jaman geocities di tahun 1996 Mas. Terus friendster. Dia ngeluarin fitur blog via email pertama kali. Berguna bagi mereka yang internetnya di blok dari kantor, tapi masih bisa email. Setelah Multiply wafat akhirnya pindah ke WordPress. Untungnya semua posting Multiply bisa diekspor ke WordPress.

            Yeah, I am that old. Wkwkwk

          • Waduh, ternyata lebih lama lagi ya, hehe. Jujur saya juga nggak nyangka mas ternyata setua itu, hehehehe, sori.

            Friendster ternyata banyak juga ya fiturnya, kirain cm sosmed bias kayak Facebook.

          • Awal keluar FS biasa aja, trus dia panas sama situs lainnya hahaha..

          • Kalau jaman homepage pribadi, sudah mulai jaman geocities di tahun 1996 Mas. Terus friendster. Dia ngeluarin fitur blog via email pertama kali.

  2. Wah, saya juga alumnus mywapblog..eh apa sih sebutannya. Hhee
    Dulu blog saya juga ala-ala niche seperti sekarang sih, jadi lebih fokus musik, artikel lainnya cuman ikut-ikutan tema bloger lain yang bahas trik internet gratis, dsb. Hhiiii
    Dulu trafiknya lumayan, tapi saya juga gak pasang ini itu buat dapet duit, sekedar senang berbagi saja.

    Ketemu wp saya juga jadi makin terbuka mas tentang manfaat ngeblog yang sebenarnya, di blog sekarang saya lebih pede meski menulis curhatan receh. Beda kalo dulu di mwb, kayaknya semua blogger saingan SEO semacemnya.

    • hahaha sama ya kita, mywapblog emang platform blog paling aneh sih, di situ orang pada jago seo sm edit css padahal hape-nya pada jadul.

      Ya, di wordpress saya baru bener-bener ketemu penulis, yg nulis cm buat seneng-seneng tanpa pamrih, termasuk mas ini, padahal sebenarnya dg pengunjung yg sudah ribuan, hasilnya pasti lumayan klo dimonetisasi.

      • Ya mas, tapi emamg semua fitur bisa dijalanin lewat hape si ya mas.

        Saya lagi pingin tekun dulu mas nulisnya, ada niat dimonetisasi tapi kayaknya perlu modal dan ribet juga. Jadi ya gini2 aja dulu. Hhee

  3. Rupanya sama mas, sy juga mulai mengenal bloger2 lain karena berteman duluan dengan mas Shiq4, tadinya hanya dua orang pengikut blog sy, setelah mengenal mas shiq4 terus bertambah.Syg mas Shiq sdh lama gak muncul ya, mas Firman mungkin tahu infonya ttg dia?

    Ringkasan manfaat ngeblog bg mas Firman “Nge-blog membuat saya menjadi manusia yang lebih rendah hati, lebih menghargai orang lain, dan menyadari arti penting ketekunan untuk terus belajar agar bisa menjadi penulis dan bloger yang lebih baik.“ sy juga merasakan spt itu mas.

    • Iya Bu, mas Shiq4 memang semacam pembuka jalan bagi bloger-bloger lain.

      Sayangnya saya juga tidak tahu alasan kenapa mas Shiq4 sudah lama tidak muncul.

      Mungkin dia sedang sibuk di dunia nyata.

      Ya, setiap bloger pasti merasakan manfaat nge-blog, saya juga sudah baca tulisan ibu yang soal manfaat nge-blog.

      • iya mas Firman betul, smg sj mas shiq hanya krn sibuk shg blm ngeblog lg

        betul juga setiap bloger merasakn manfaat ngeblog dan makasih mas Firman sdh mbaca postingan sy juga

  4. Yeyy Mas Firman udah balik. Saya masih ingat Mas Firman merupakan salah satu blogger pertama yang saya kenal. Dari Mas Firman saya jadi kenal Mas Shiq. Dua – duannya merupakan blog yang sesuai selera saya. Sekarang setidaknya Mas Firman sudah balik dan semoga Mas Shiq segera kembali.

    • Makasih mas Yohan. Iya, semoga Mas Shiq4 cepet balik lagi. Mudah-mudahan sy juga bisa konsisten spt dulu.

    • Iya, kurang lebih 8 bulan. Tp sebenarnya tiap hari saya ngecek blog dan masih sering blogwalking.

      • Tapi yg dirindukan bukan blogwalkingnya mas.. tapi postingannya

  5. Pengalaman ngeblog yang panjang ya mas. Dulu ingat fitur platform blog pitas, geocities, lalu multiply sebelum ditutup dan bedol desa ke WP.

    • Anjir, ternyata mb seangkatan sama mas wisnuwidiarta ya. Blog pitas itu apa lagi?

      • Gimana jelasinnya ya? Platform diary online jadul tapi ga bisa reply2an. Yang msh utuh ini contohnya (gila gw beneran nyari dan ada yg masih ada) http://luna.pitas.com

  6. Ini enak juga kok dibacanya—baik isi, maupun layout (ukuran font dan lebar kolomnya kena sekali, jadi bikin rileks) 🙂

  7. kalo saya sendiri termasuk orang yang bosenan, tapi lagi nyoba nulis satu artikel perhari selama satu tahun dulu semoga aja berhasil 🙂 oh ya saya juga udah ngerasain banyak banget manfaat ngeblog, salam kenal dari bekasi :).

Punya pertanyaan atau pendapat lain? Jangan ragu untuk berkomentar!