Catatan Paruh Musim Liga 1 & Prediksi Akhir Musim

madura united liga 1

Tak terasa kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Indonesia, Gojek Traveloka Liga 1 telah memasuki paruh musim. Dan seperti biasa, prediksi saya kembali meleset. 😀

Empat tim yang saya prediksi akan menjuarai kompetisi yakni PSM, Arema, Barito, dan Persib untuk sementara malah terdampar di posisi ke 5, 7, 12, dan 14. Bahkan jika Sriwijaya FC mampu memenangi laga tunda menghadapi Perseru Serui besok, Persib akan mengakhiri paruh musim di peringkat 15.

 

Berikut klasemen selengkapnya.

prediksi putaran kedua liga 1

Papan Atas

Madura United membuktikan diri kalau mereka bukanlah one season wonder dengan kembali berhasil menjadi juara paruh musim, menyamai pencapaian mereka di ajang TSC 2016 lalu.

Sempat tampil inkonsisten di awal musim, skuad asuhan Gomes de Olivera ini mampu mengunci status juara paruh musim berkat kemenangan 1-0 atas rival PSM Makassar di pekan 17.

Kekuatan utama tim ini jelas terletak pada keganasan lini depan mereka yang diisi oleh Peter Odemwingie, Greg Nwokolo, Slamet Nurcahyo, dan Bayu Gatra. Duet Odemwingie dan Greg adalah duet termaut di liga 1 saat ini. Keduanya total telah mencetak 20 gol dan 3 asis.

Meski demikian bukan berarti Madura United tak punya kelemahan. Laskar Sapi Kerap punya rekor kandang dan tandang yang amat jomplang. Dari total 32 poin yang mereka koleksi, 26 di antaranya diraih di kandang sementara mereka hanya mampu meraih 6 poin dari 7 laga tandang.

Jika tak mampu memperbaiki rekor tandang mereka, bukan tidak mungkin Madura United akan segera tergeser dari puncak klasemen, mengingat di putaran kedua mereka akan lebih banyak menjalani laga tandang (10 kali) dibanding kandang (7).

Di peringkat kedua bertengger salah satu tim kejutan, Bali United. Sama seperti Madura, Bali United juga mengawali musim dengan buruk. Bahkan jauh lebih buruk karena mereka gagal meraih satupun poin di dua laga awal. Gara-gara itu juga mereka langsung memecat pelatih Hans Pieter Schaller dan menggantinya dengan Widodo C. Putro. Sebuah keputusan aneh yang ternyata menjadi titik balik kebangkitan tim asal pulau dewata ini.

Di bawah asuhan coach WCP, Bali United menjadi salah satu tim paling menghibur di Liga 1. Mereka menjadi tim terproduktif di paruh musim dengan raihan 32 gol dari 17 pertandingan. Mereka juga menjadi tim yang memiliki rekor tandang terbaik dengan koleksi 14 poin.

Lanjut di posisi ketiga , bertengger satu nama yang sudah sangat familiar, Persipura Jayapura. Ya, klub tersukses di Indonesia ini mampu bangkit dari hasil-hasil buruk di awal dan pertengahan musim untuk kembali ke jalur perebutan gelar juara.

persipura liga 1

Selepas 17 pekan berlalu, kini Persipura cuma terpaut 1 poin dari puncak klasemen.

Lagi-lagi pergantian pelatih lah yang menjadi kunci kesuksesan Boaz Solossa dkk.

Kedatangan Wanderley Santos yang menggantikan posisi Liestiadi selepas jeda Idul Fitri langsung memberikan perubahan besar. Debutnya ditandai dengan kemenangan telak 6-0 atas Mitra Kukar.

Setelah itu Persipura tak pernah sekalipun menelan kekalahan. Mutiara Hitam bahkan sempat merebut puncak klasemen di pekan 16 sebelum hasil imbang 2-2 di kandang Sriwijaya FC membuat mereka harus rela tergeser oleh Madura United dan Bali United.

 

Di posisi keempat,  tak kalah mengejutkannya bertengger klub milik kepolisian Republik Indonesia, Bhayangkara FC. Klub yang tak terlalu diperhitungkan di awal musim ini pelan tapi pasti terus merangsek ke papan atas. Salah satu kuncinya adalah rekor tandang Evan Dimas dkk yang cukup mentereng. Dari 9 laga, mereka berhasil meraih 12 poin. Catatan itu merupakan yang terbaik ketiga setelah Bali United dan Persipura.

Di peringkat kelima bertengger klub tertua di Indonesia PSM Makassar. Sempat menguasai puncak klasemen cukup lama, anak-anak asuhan Robert Alberts harus puas mengakhiri paruh musim di peringkat kelima, terpaut 4 poin dari Madura United dan Bali United.

Performa PSM turun drastis selepas jeda Idul Fitri. Wiljan Pluim dkk hanya mampu sekali menang di enam pertandingan terakhir.

Papan Bawah

Berbeda dengan papan atas yang begitu ketat, situasi di papan bawah Liga 1 cukup jomplang. Dua tim terbawah Persegres Gresik dan Persiba Balikpapan sama-sama baru mengoleksi 7 poin, terpaut 7 poin dari Perseru di posisi 16 dan 13 poin dari Sriwijaya FC, penghuni posisi terakhir yang aman dari zona degradasi.

Sebenarnya performa Gresik dan Persiba tak terlalu buruk-buruk amat. Terutama dii pekan-pekan terakhir di mana mereka menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Sayangnya mereka sudah kadung ketinggalan jauh sehingga sulit membayangkan kedua tim ini akan selamat dari degradasi di akhir musim.

Sementara bagi Perseru, peluang untuk selamat dari degradasi masih terbuka. Apalagi Ronaldo Meosido dkk sudah kembali bermain di kandang setelah sempat menjadi tim musafir selama bulan ramadhan lalu.

Catatan menarik putaran 1 gojek traveloka liga 1

  • Juara paruh musim : Madura United (32 poin)
  • Paling banyak mencetak gol : Bali United (32 gol)
  • Paling sedikit kebobolan : Persija Jakarta (9 gol)
  • Paling sedikit mencetak gol : Perseru Serui (11 gol)
  • Paling banyak kebobolan : Persegres Gresik (33 gol)
  • Rekor kandang terbaik : Madura United (26 poin)
  • Rekor tandang terbaik : Bali United , Persipura (14 poin)
  • Rekor tak terkalahkan terpanjang : Persija Jakarta (12 kali)
  • Pencetak gol terbanyak : Peter Odemwingie (Madura Utd, 13 gol), Sylvano Comvalius (Bali Utd, 13 gol)

topskor liga 1

Prediksi Putaran 2 dan Akhir Musim

Di putaran kedua tentu akan ada banyak perubahan,salah satunya adalah tim-tim yang di putaran pertama lebih sering bermain kandang akan menjadi lebih sering bermain tandang.

Saya memprediksi gelar juara akan diperebutkan sengit oleh 3 tim, Persipura, Bali United, dan PSM.

Madura United yang dikenal “Jago Kandang” akan kesulitan karena di putaran kedua nanti akan menjalani partai-partai tandang yang berat. Sedangkan Bhayangkara FC sepertinya tak punya kedalaman skuad yang cukup untuk bisa bertahan di jalur perebutan juara.

Persegres Gresik dan Persiba Balikpapan saya rasa masih menjadi kandidat kuat untuk terdegradasi di akhir musim. Satu slot lainnya masih sulit untuk ditebak tetapi saya memprediksi PS TNI yang performanya terus turun akan menjadi tim ketiga yang terdepak dari liga 1 musim depan.

 

 

gambar : twitter @Liga1Match

 

 

AuthorFirman

Penyuka sepak bola dan bacaan.

5 replies to Catatan Paruh Musim Liga 1 & Prediksi Akhir Musim

  1. Pingback:

  2. Kayaknya saya tetap mendukung persipura untuk menjadi jawara liga indonesia. Soalnya pembinaan klubnya bagus mau memberi kesempatan bagi pesepakbola muda asli papua. Itu kenapa persipura lebih cocok jadi juara agar klub lain meniru persipura dan mengorbitkan pemain binaan mereka sendiri. 😀

    • Iya saya juga kagum beberapa pemain muda Persipura yang baru tahun ini tampil di kasta tertinggi bisa langsung bermain bagus. Kuncinya tinggal di pelatihnya aja sih, kalau dapet pelatih yang tepat Persipura kayaknya bakalan bisa stabil terus tiap musimnya.
      Kalau untuk tim lain, kayaknya lebih susah mas soalnya harus diakui bakat-bakat terbaik Indonesia emang lebih banyak di Indonesia timur, khususnya Papua.

  3. Saya lebih memili Arema mas, tetapi buat Persipura juga ada peluang yang besar. Karena kalau dilihat peampilannya akhir-akhir ini memang memukau alias bagus. Dari segi dribbling club persipura juga jagona saya rasa

    • Iya, Arema masih punya peluang karena cuma tertinggal 6 angka dari pemuncak klasemen. Tapi menurut saya itu akan sangat bergantung kepada sosok pelatih baru mereka (selepas Aji Santoso mundur). Kalau dapat pelatih yang tepat dan bisa memaksimalkan skuad Arema, bukan tidak mungkin mereka bisa bangkit seperti halnya Bali United dan Persipura.

      Yang jelas kompetisi akan jauh lebih menarik di putaran 2. Apalagi tim-tim spt Persib dan Mitra Kukar juga akan ditangani oleh pelatih-pelatih baru.

Punya pertanyaan atau pendapat lain? Jangan ragu untuk berkomentar!