Fakta Tentang Siaran Liga Indonesia

siaran sepakbola Indonesia

Bagi kalian yang sudah lama mengikuti blog ini tentu paham bahwa saya seringkali beropini tentang buruknya siaran sepakbola Indonesia.

Setidaknya ada 3 tulisan di blog ini yang membahas mengenai topik tersebut,

3 Hal yang Membuat Saya Kurang Nyaman Menonton Siaran Sepakbola Indonesia

Go-Jek Traveloka Liga 1, Kompetisi Baru Rasa Lama

7 Penyebab Tayangan Sepakbola Indonesia Buruk

 

Ketiga tulisan di atas merupakan pendapat saya pribadi yang tak disangka, juga diamini oleh cukup banyak warganet.

Meski demikian perlu diingat bahwa biar bagaimanapun tulisan-tulisan tadi tak bisa menjelaskan apa yang sesungguhnya terjadi karena hanya berdasarkan asumsi-asumsi saya saja.

Karena itu di artikel ini saya akan menuliskan fakta-fakta tentang siaran sepakbola Indonesia, khususnya Liga 1 yang sejak awal telah mendapatkan banyak sekali kritik. Fakta-fakta ini saya kutip dari pernyataan Bung Hanif Thamrin, Direktur Media dan Hubungan Internasional PSSI di akun twitternya.

Bagi kalian yang belum tahu, Bung Hanif adalah wajah baru di PSSI. Meski demikian, beliau cukup kenyang pengalaman karena pernah berkerja sebagai International Content Producer untuk klub kaya raya Inggris, Manchester City.

Selengkapnya tentang sosok Bung Hanif Thamrin bisa kalian baca di Review Buku Pemburu di Manchester Biru.

 

….

Pertanyaan yang cukup sering diajukan oleh orang-orang adalah, Kenapa Liga 1 tidak disiarkan oleh NETtv, padahal stasiun TV tersebut telah terbukti bisa menghasilkan kualitas tayangan yang bagus, seperti di video berikut,

Berikut jawaban Bung Hanif,

Ternyata memang pihak NETtv sendiri yang menolak tawaran untuk menyiarkan Liga 1 musim ini. Hal ini sangat masuk akal mengingat NETtv sudah memiliki tayangan-tayangan unggulan mereka sendiri di jam-jam pertandingan Liga 1.

Apalagi dengan kondisi jadwal Liga 1 yang hampir tiap hari selalu ada pertandingan, mereka tentu enggan berjudi mengorbankan tayangan yang sudah terbukti diminati penonton dengan siaran liga Indonesia yang, meski berpotensi menarik banyak penonton, namun juga punya potensi mandeg di tengah jalan. (Ingat QNB League)

Bung Hanif juga menjelaskan kenapa banyak stasiun TV maupun sponsor enggan berinvestasi di Liga Indonesia musim ini.

Jadi sudah jelas kan kenapa akhirnya kompetisi Liga 1 musim ini disiarkan oleh tvOne.

Satu hal lain yang membuat banyak pencinta sepak bola Indonesia kesal adalah buruknya kualitas siaran tvOne. Dari mulai angle kamera yang tidak pas, tayangan replay yang tidak jelas, hingga jangkauan siarannya yang tidak masuk ke daerah-daerah pelosok serta pengguna parabola yang tidak bisa menyaksikan siaran karena diacak.

Menanggapi hal tersebut, bung Hanif meminta para suporter untuk bersabar sembari mengingatkan bahwa tak seperti Liga Inggris, tayangan Liga Indonesia masih gratis untuk ditonton.

Terakhir, Bung Hanif juga memberikan pesan kepada para suporter untuk turut serta dalam memajukan perkembangan sepakbola Indonesia.

….

 

Mungkin kalian masih belum puas dengan jawaban tadi, sayapun sama, tetapi setidaknya sekarang kita tahu apa yang sebenarnya terjadi.

Seperti yang sudah pernah saya bilang sebelumnya , tidak mudah bagi stasiun TV manapun untuk menyiarkan Liga Indonesia, kompetisi yang melibatkan klub-klub dari wilayah yang sangat luas dan banyak dipisahkan oleh perairan. Dibutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk bisa melakukannya. Pihak stasiun TV tentunya harus berpikir ekstra keras untuk menarik perhatian sponsor guna menutupi biaya tersebut.

Satu hal yang harus kita ingat adalah sepak bola Indonesia baru dimulai lagi dari awal pasca terlepas dari sanksi FIFA, termasuk kompetisi Liga Indonesia.

Oleh sebab itu sebaiknya memang kita jangan dulu berharap terlalu banyak. Biarkanlah saja PSSI dan pihak-pihak yang berhubungan dengan sepak bola Indonesia melakukan pekerjaan mereka. Dengan begitu mungkin, dua atau tiga tahun lagi sepak bola Indonesia akan berkembang pesat dan menjadi jauh lebih baik.

Baca juga: Beberapa Cara Menonton Pertandingan Liga 1 Indonesia

AuthorFirman

Penyuka sepak bola dan bacaan.

12 replies to Fakta Tentang Siaran Liga Indonesia

  1. Pingback:

  2. Pingback:

  3. Pingback:

  4. Salah satu alasan kenapa saya malas ikutin liga indonesia. Sebaik dan seseru apapun pertandingannya, kalau kualitas gambarnya jelek sama aja boong, apalagi buat kita yg cuman bisa goyang2 antena. wkwkw

    • Hehehe iya mas, kemarin-kemarin saya masih rajin ngikutin soalnya masih bisa ditonton pakai parabola. Sekarang udah jarang soalnya acakannya udah nggak bisa dibuka.

      Tapi kalau ada pertandingan-pertandingan yang menurut saya menarik, saya tetap berusaha nonton, walaupun harus live streaming.

  5. Sebenarnya beberapa tahun lalu sempat mengikuti liga indonesia dan merasa nyaman dengan siarannya. Hanya saja sudah nggak aktif ngikuti lagi karena banyak persoalan yg mendera PSSI. Semoga ke depannya lebih baik lagi liga indonesia ya 😀

    • Iya jaman 5-6 tahun yang lalu siaran bola Indonesia sebenarnya bagus. Cuman sekarang entah kenapa makin jelek, padahal stasiun tv yg nyiarin sekarang masih satu grup dengan yang dulu nyiarin bagus.

  6. Saya bingung mau komen apa, soalnya bukan pmrhti atau pngmat siaran bola yg baik. Jd update pngthuan sy ttg bola buruk skligi, aplgi mslh siarannya.

    Hnya sja sya pnsran, ap bedanya kualitas org2 yg mliput baik di stasiun A maupun stasiun B atau brbgai alsn lainnya itu, krn kualitas alat mliput atau krn byran dll

    • Alat-alatnya kayaknya juga berpengaruh mas. Saat ini setahu saya cuma nettv yang bisa menyajikan siaran dengan kualitas HD. Tapi sebenarnya yang paling ngaruh sih orang-orangnya. Beberapa tahun lalu alat-alat spt kamera dll belum secanggih sekarang tapi siarannya cukup bagus.
      Entah orang-orang itu sekarang kemana, mungkin udah pada pensiun hehehe

  7. Klo mo diniatin sbnrnya bisa tayangan sepakbola mdl skelas sky ato beinsport, cma udah pd tahu sepakbola INA sering rusuh.. ntar anglenya jdi makin telanjang ekspos kerusuhannya. 😀

    • Iya, emang harus dimulai dari suporternya sih. Kalau mereka udah bisa tertib dan bersikap dewasa kayaknya bakalan lebih banyak sponsor yg masuk.Bahkan mungkin stasiun TV pada berebut untuk nyiarin Liga Indonesia.

  8. Tapi setidaknya musim ini sebagian kecil pertandingan liga 2 mulai ditayangkan di tv. Selain itu, yang cukup unik adalah adanya animasi sponsor yang muncul ditengah lapangan sesaat sebelum kickoff hehe…

Punya pertanyaan atau pendapat lain? Jangan ragu untuk berkomentar!