Menjadi Pusat Gravitasi di Era Digital

Sudah menjadi kebiasaan manusia untuk menganggap segala sesuatu yang tidak mereka mengerti sebagai “takdir”.

“Kenapa kita lahir?”

Jawab: “Takdir”

Kenapa kita mati?”

Jawab: “Takdir”

Kenapa kamu masih jomblo?”

Jawab: “Takdir”

Sekitar 100 tahun yang lalu seorang pria asal Inggris mendapati dirinya kejatuhan buah apel saat sedang bersantai di bawah pohon.

Pria itu tak puas dengan jawaban “takdir” seperti kebanyakan orang dan mencoba mencari tahu penyebab benda-benda selalu jatuh ke bawah.

newton-toy-90809

Anda semua pasti tahu siapa pria yang saya maksud di atas (ya iyalah, orang ada tulisannya). Dia adalah Isaac Newton, orang pertama yang menyadari bahwa ada sebuah gaya tarik yang bernama gravitasi.

Newton berhasil membuktikan bahwa setiap benda yang memiliki massa, mempunyai gaya tarik yang disebut gravitasi.

Benda yang memiliki massa besar akan menarik benda-benda di sekitarnya yang memiliki masa lebih kecil. Itulah penyebab kenapa semua benda yang ada di bumi, termasuk kita, selalu jatuh ke bawah. Gravitasi bumi jauh lebih kuat daripada semua benda yang ada di permukaan bumi.

Dalam perkembangannya teori gravitasi ini ternyata mampu menjelaskan banyak hal yang terjadi di kehidupan kita.

Perubahan musim, pasang surut air laut, sampai bentuk bumi yang bulat adalah akibat dari adanya gravitasi. (mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada para penganut kepercayaan bumi datar)

Kekuatan Gravitasi Manusia

Sebagai makhluk hidup yang mempunyai massa, tentu saja manusia punya gaya gravitasi. Hanya saja, kekuatannya tidak seberapa jika dibandingkan dengan gaya gravitasi bumi.

Meski demikian, kita semua memiliki sesuatu yang berdaya tarik kuat di dalam diri masing-masing yakni pikiran.

understanding-human-mind1

Di buku-buku spiritual, pikiran seringkali diibaratkan sebagai magnet yang punya daya tarik sangat kuat.

Kebanyakan ahli spiritual percaya bahwa segala sesuatu yang kita terima di kehidupan ini sebenarnya berasal dari pikiran kita sendiri.

Jika kita berpikir positif, pikiran tersebut akan menarik hal-hal positif untuk hadir di kehidupan kita.

Sebaliknya, pikiran negatif  akan mendatangkan banyak masalah baru di kehidupan kita.

Berdasarkan keyakinan ini, pikiran kita juga cenderung menarik orang-orang yang memiliki pemikiran sama dengan kita.

Menjadi Pusat Gravitasi di Era Digital

Di era digital dengan orang-orang di seluruh dunia terhubung dalam jaringan internet ini setiap orang bisa dengan mudah menjadi pusat perhatian.

Menemukan orang-orang yang punya minat dan ide-ide yang sama tidaklah terlalu sulit.

Buktinya, sudah banyak orang yang sukses berkat buah pikiran dan karya mereka yang viral di media sosial.

Media-media seperti Youtube dan Instagram sangat cocok bagi orang-orang yang ingin menunjukkan karya-karyanya kepada banyak orang.

fkhayf-_

Jika mampu menarik puluhan atau bahkan ratusan ribu pengikut, anda bukan hanya bisa populer, tetapi juga menghasilkan uang.

Saya sendiri beberapa kali sempat mencoba mengunggah beberapa video ke youtube. Meski jumlah view-nya belum sesuai harapan, setidaknya saya telah menunjukkan niat saya untuk menarik orang-orang yang sepemikiran.

Blog yang sedang anda baca ini pun juga sebenarnya merupakan salah satu upaya saya untuk menarik banyak orang.

Saya berusaha konsisten, memposting tulisan setiap 3 hari sekali meski kadang malas dan bertanya-tanya, kapan saya bisa menarik lebih banyak orang untuk berkunjung ke blog ini?

Mulai Menjadi Pusat Gravitasi

cc0785

Saya rasa kita semua pasti punya keinginan untuk menjadi pusat perhatian. Karena pada dasarnya, manusia adalah makhluk yang sangat membutuhkan perhatian.

Nah, bagi kalian yang punya impian untuk meraih banyak pengikut di Instagram dan Youtube atau bahkan blog, tak ada salahnya memulai dengan memilih gadget yang cocok untuk mendukung aktivitas fotografi kalian.

Baru-baru ini saya menemukan info tentang Luna Smartphone, sebuah gadget canggih keluaran baru. Luna Smartphone sangat cocok bagi kalian yang membutuhkan smartphone dengan kualitas kamera yang jernih dan prima.

Mengusung kamera depan/ belakang 8MP/13MP,  dengan lensa wide angle (80 derajad), Luna Smartphone tak akan terlalu kesulitan untuk menghasilkan foto-foto cantik maupun video-video berkualitas HD.

Tak main-main, kualitas kamera Luna Smarphone bahkan bisa disetarakan dengan kualitas kamera Iphone 6 yang harganya lebih mahal.

Luna Smarphone juga sudah mendukung jaringan 4G sehingga anda tak akan kesulitan untuk mengupload foto-foto cantik anda ke media sosial.

 

luna-float

 

Jadi, sudah siapkah anda menjadi pusat gravitasi?

Mari memulai dari sekarang, semoga beruntung!

 

 

Tulisan ini disertakan dalam blog competiton bertema Menjadi Gravitasi Dunia Bersama Smartphone Luna.

Jika anda tertarik untuk mengikuti kompetisi ini (batas terakhir 21 April 2017), silakan mendaftar di sini.

 

sumber gambar:

youtube.com ; gifmania.co.uk ; journalpsyche.org ; stencilease.com ; luna.id

AuthorFirman

Penyuka sepak bola dan bacaan.

20 replies to Menjadi Pusat Gravitasi di Era Digital

  1. Oke bang, pokoknya kalau menang semua yang komen di postingan ini bakalan saya traktir pulsa masing-masing 10.000, ini serius catat ya, hehehe

  2. Ahahaha saya serius mas, soalnya hadiahnya lumayan sih.

    Kecuali yang komen di blog ini ada lebih dari 100 orang, saya nggak akan rugi. hahahha

  3. Wew…ikutan lomba juga nih… sipp dah…yang satunya juga bro… yg dumet school….

    • Iya bro coba-coba ini. Kemarin saya habis ngeklik banner dumet school di blog ente, udah baca syarat2nya tapi belum mulai nulis.

      Mepet deadline aja entar akhir bulan, hehehe

  4. Segitu aja cukup kayaknya bang, biar nggak pada kecewa kalau saya gagal menang, hehehe

    (sebenarnya saya juga nggak yakin)

  5. Wow, keren tulisannya ttg gravitasi, tp di akhir emang sngja endorse smartphone luna ya? Atau kbtulan krn promosi utk ikutan kompetisi blogging.

    Thanks infonya

    • Iya mas, buat syarat ikut kompetisi blogging itu. Tapi kalau ditawarin buat endorse saya juga nggak bakalan nolak sih, hahha

  6. Wah…saya terarik dengan tulisan tentang gravitasi, dan….saya tidak mengira kalau ternyata manusia juga memiliki gravitasi…dan ternyata lagi untuk menjadi pusat gravitasi diperlukan sebuah merk Hp (he..he…mf bergurau mas)
    Btw, semoga menang mas dan sukses selalu Aamiin…

    • Hahaha Amin, thanks Ibu Nur. Artikel ini emang lumayan “ngalor ngidul”,hahaha.

  7. Aku baru dengar ini Luna Smartphone. Jadi penasaran pengen nyobain…

    • Iya mbak, walaupun tergolong baru, Luna Smartphone spesifikasinya nggak kalah sama merek-merek yang lebih terkenal.

      Saya aja kalau ada duit mau langsung beli ini hp, hehehe

      Makasih udah berkunjung mbak.

  8. Mantap! Good luck mas dalam kompetisinya hahaha..
    Menjadi gravitasi untuk kebaikan. Omong-omong pekerjaannya blogger gan?

  9. Smartphone luna emang kece badai pokonya. Dengan adanya kamera smartphone luna yang setara iPhone 6S ini, aktifitas ngeblog pun semakin lancar karena mampu menghasilkan gambar gambar yang lebih terang. Karena menurut saya, ngeblog itu bukan hanya sekedar tentang menulis, tapi juga fotografi.

Punya pertanyaan atau pendapat lain? Jangan ragu untuk berkomentar!