The Invisible Guest (Contratiempo)

review-ulasan-sinopsis- film-invisible guest-contratiempo

Bicara mengenai genre film terfavorit, saya akan menyebut sci-fi pertama kali, lalu kemudian fantasi, drama, dan komedi.

Sebenarnya ada satu lagi genre film yang saya sukai yakni misteri. Bukan film horor yang saya maksud, jujur saya malah tak terlalu berani menonton film-film horor.

Film misteri yang saya maksud adalah film-film yang menghadirkan banyak pertanyaan. Misalnya, yang paling terkenal adalah Sherlock Holmes. Saya adalah penggemar novel, film, serta serial Sherlock Holmes.

Kisah-kisah Holmes, sang detektif cerdas selalu menghadirkan berbagai pertanyaan di awal dan mengakhirinya dengan kejutan yang dijelaskan dengan masuk akal. Kejutan-kejutan inilah yang saya sukai. Kejutan-kejutan yang selalu ada dalam film-film misteri.

Nah, beberapa hari yang lalu saya menonton sebuah film menarik bergenre misteri thriller kriminal . Film asal Spanyol yang berjudul The Invisible Guest atau dalam bahasa Spanyol Contratiempo (berarti : kecelakaan) ini dirilis awal Januari lalu dan mendapat tanggapan positif dari berbagai situs.

 

Sinopsis

Seorang pengusaha terkenal didakwa membunuh wanita cantik yang merupakan selingkuhannya.

Adrian Doria, si pengusaha, mengelak. Ia mengaku dijebak dan bersikeras bahwa dia tak melakukan apa yang dituduhkan kepadanya.

Akan tetapi bukti-bukti yang ditemukan sangat memberatkannya. Di kamar hotel tempat mayat sang wanita ditemukan, tak ada tanda-tanda kehadiran orang lain kecuali dirinya. Pintu dan jendela kamar pun terkunci dan tak ada tanda-tanda telah dibuka secara paksa.

Sementara sidang semakin dekat, Doria yang putus asa menggantungkan harapannya kepada seorang pengacara tua bernama Virginia Goodman. Dia punya alasan kuat untuk mempercayakan nasibnya kepada wanita itu.

Mrs. Goodman bukanlah pengacara sembarangan. Sepanjang kariernya wanita itu tak pernah sekalipun kalah di persidangan.

Mrs. Goodman yang berniat segera pensiun dari dunia hukum setuju untuk menangani kasus Doria dengan syarat sang Pengusaha mau menceritakan apa yang sebenarnya terjadi dengan sejujur-jujurnya.

Doria tak punya pilihan lain, melalui pertemuan di sebuah apartemen, ia mengungkapkan kisah-kisah masa lalu beserta rahasia-rahasianya kepada sang pengacara tua.

Dari situlah sedikit demi sedikit misteri mulai terungkap dan kejutan-kejutan bermunculan.

Adrian Doria, sang pengusaha sukses nan tampan itu ternyata memiliki kisah masa lalu yang tak diduga-duga.

 

Review

Saya tidak ingat pernah menonton film berbahasa Spanyol sebelumnya. Tetapi di awal saya sempat kesulitan mengikuti cerita film ini karena selain dialognya panjang-panjang, ngomongnya juga cepet banget. Untungnya lama-kelamaan saya mulai terbiasa dan bisa mengikuti jalannya cerita dengan baik.

Contratiempo adalah tipe film yang langsung tancap gas sejak menit-menit awal. Tidak ada 15-30 menit pertama membosankan yang biasa ditemui di film-film lainnya. Malahan dari menit pertama saya langsung dibuat penasaran.

Film ini sebagian besar berisi kilasan balik dari kehidupan seorang Adrian Doria. Tetapi memang di situlah bagian paling serunya.

Doria tak selalu menceritakan kisahnya dengan jujur. Mrs. Goodman yang cerdas seringkali menyanggahnya dan harus memaksanya untuk tetap berkata jujur. Ini membuat ada banyak adegan flashback yang diulang-ulang dengan beberapa perbedaan.

Salut untuk para kru editing yang menjalankan tugasnya dengan luar biasa karena jika penempatan adegan-adegan di film ini tidak benar-benar tepat, suasana menontonnya akan jauh berbeda.

Saya juga sangat menyukai musik-musik latar film ini. Membuat suasana semakin tegang dan rasa penasaran menjadi-jadi. Musik latar yang diputar di adegan terakhir bahkan sampai sekarang masih terngiang-ngiang di kepala saya.

Tetapi  yang paling penting adalah Contratiempo  berhasil menjelaskan dengan tuntas semua misteri dan pertanyaan-pertanyaan yang saya dapat di awal-awal menonton.

Semuanya itu dilakukan dengan cara yang sangat cerdas dan tentu saja, mengejutkan, meskipun kejutan terbesar di akhir film sudah bisa saya duga di pertengahan film.

Contratiempo sangat cocok ditonton bagi anda penggemar film misteri atau thriller. Ini adalah sebuah film yang akan membuat anda berpikir namun tak akan membuat anda terlalu pusing.

 

 

 

gambar: IMDb

 

 

 

 

AuthorFirman

Penyuka sepak bola dan bacaan.

19 replies to The Invisible Guest (Contratiempo)

    • Banget. Ada satu plot yang nggak saya tulis di sini, takut spoiler. 😀

      • Nonton downloadan atau streaming? Kok gak masuk indo ya?

        • Download mas. Nggak tahu juga mas, mungkin mereka takut nggak laku kalau nayangin film Spanyol.

  1. Agatha Christie yang karakternya ada Hercules Poirot itu ya?
    Dulu pernah baca salah satu bukunya tapi nggak selesai.
    Lebih suka Holmes sih, soalnya lebih gampang dicerna. 😀

  2. Hahaha Mungkin kita memulai dengan buku yang salah. Kayaknya perlu coba buku Agatha Christie yg lain, mungkin lebih gampang dicerna.

  3. Pingback:

  4. Pingback:

  5. Aha! Setelah Totti, ternyata Bung ini penggemar Holmes. Tos dulu. Ahak hak hak. Dan, saya mampir ke sini, sebenarnya salah sasaran. Pasalnya, notifikasi yang saya lihat di surel adalah post terbaru soal Sunshine Blogger Award. Namun, justru saat membaca pengantarnyalah, saya pun terdampar di sini. Cukuplah ya sebagai prolog 😀

    Anyway, saya sudah nonton film ini hampir sebulan yang lalu. Namun, saya memang bukan pereview film. Pun begitu, film ini memang luar biasa menurut saya. Tapi, bedanya–karena saya penggemar thriller dalam beberapa level dan film ini lebih condong misteri–pengaruh nge-thrill-nya yang dominan buat saya. Senada dengan Bung, film ini membuka tanpa tedeng aling-aling. Keren. Sampai akhir, saya deg-degan. Aslinya saya emang sulit menebak. Malah sempat ketakutan karena tengah malam nonton sendirian. Ahahahahahaha. Tapi begitulah, cuma bisa bilang ini keren. O ya! Awalnya, karena tahu ini film bukan bahasa Inggris, saya sempat berkeinginan bikin sub-nya. Ternyata sudah ada, jadi saya tinggal nonton. Di luar dugaan, saya rekomen banget jadinya 😉

    • *tos balik* Menurut saya film ini nggak terlalu serem sebenarnya, cuma saya terus-terusan tegang selama nonton.
      Kalau film bahasa Spanyol dikasih sub Inggris terus subnya ditranslate lagi ke Indonesia apa masih akurat ya mas? Atau orang-orang emang biasanya gitu?
      Saya jadi mikir apa mungkin sebenarnya orang2 yang bikin sub drama korea itu sebenarnya nggak bisa bahasa korea, mereka cuma translate dari sub Englishnya.

      OK mas, kalau ada rekomendasi film bagus boleh di-share di sini atau dibuat postingan sekalian, biar saya bisa nonton juga. 😀

      • Iya, nge-thrill gitu 😀 Saya selalu curiga sama dua tokoh utama. Jadinya degdegan kalau ada fakta baru. Ketika kemunculan tokoh baru, jadi bikin tambah bimbang.

        Soal penerjemahan itu, saya cukup yakin kalau begitulah prosesnya. Bahasa A ke B ke C dan seterusnya. Seenggaknya, begitu yang saya lihat lewat aktivitas di situs Subscene, lewat pencantuman sumber juga. Film berbahasa Inggris, dibuatkan orang barat subtitle-nya. Kemudian, orang berbahasa lain menggunakan itu untuk diterjemahkan ke bahasa berikutnya. Biasanya, para subber memang mengandalkan subtitle buatan subber luar yang punya rating bagus. Sementara kita tahu rating itu pemberian pengguna sub tsb yang jelas enggak bisa dibuktikan kemampuannya. Tapi itulah semacam jaminan mutu satu-satunya. XD Nah, soal akurasi penerjemahan ini, saya pikir cuma rating tadi yang jadi pegangan. Juga, kalau bisa dihitung, diskusi soal film itu di forum-forum. Atau review. Cuma, ini soal transkip. Biasanya yg melakukan transkip adalah mereka yang berbahasa sama dengan bahasa yang digunakan dalam film. Jadinya, cukup yakinlah. Mungkin hal yang sama juga terjadi pada drama Korea.

        Anyway, dalam kasus film berbahasa Inggris, saya pernah beberapa kali menemukan kesalahan transkip. Misalnya hal sesederhana peringkasan kalimat. Mungkin tujuan mereka biar jangan terlalu panjang, membuat penuh layar. Hanya saja, saya suka detail dan peringkasan itu menghilangkan keseruan dan kekayaan dialog sebuah film. Jangankan film dengan sub yang dapat unduh dari Internet, film yang saya tonton di bioskop saja pernah begitu. Padahal kan diawasi dan resmi. Duh, maaf jadi curcol. Ahak hak hak.

        Saat ini belum bisa unduh-unduh-bebas, Bung. Sayang sekali. Btw, gabung di Imdb juga kan?

        • Ribet juga ya dunia para pembuat subtitle ini. Saya dulu pernah sih coba bikin sub untuk sebuah serial TV durasi 20 menit. Waktu itu saya juga cuma nerjemahin sub karya orang luar.

          Sering berkunjung ke imdb tp nggak punya akunnya. Cuma kayaknya pernah login pake akun medsos lain.

          • Kebanyakan ya emang begitu kalau subber Indonesia. Saya juga. Ahahahahaha. Translate from… Gitu, gitu. Kalau subber barat misalnya, lebih tepat disebut transkip. Toh ngehasilin sub bahasa Inggris juga. By hearing, istilahnya pula. Saya juga baru-baru ini doang taunya XD.

            Seru siy Imdb itu. Ada level membernya segala. Misal udah rating film berapa judul, sampai nonton film yang masuk list terbaik versi situsnya, kayak Oscar 20xx, dst. Nanti dapat badge di halaman profil. Ahahahaha. Kekanak-kanakan, memang. Tapi seru aja =))

            Gitu aja siy XD

  6. Menarik reviewnya. Smga sy pun bs ikutan mnontonnya.

    • Iya mas, pasti puas nonton film ini. Nggak ada di bioskop sih tapi link downloadnya bertebaran dimana-mana, 😀

      • Sy msh bingung dg arti judulnya yg kclkaan itu, sy kura tamu tak terlihat

        • Judul aslinya yg Contratiempo mas. Klo yg invisible guest itu kayaknya judul untuk penonton non-spanyol.

          • Ya mas, … krn invisible guest=tamu tak trlihat.

            Mksud sy kaitannya dg crta itu. Mungkin sy prlu nontonnya sendiri, biar lbih pham, krn dsini bs sja sy mispersepsi, aplgi klo bru bca review ini satu kli

Punya pertanyaan atau pendapat lain? Jangan ragu untuk berkomentar!