Review Westworld: Serial yang Penuh Kejutan

160819-westworld-s1-blast-07-1280

 

Pernahkah kalian kesulitan menulis tentang suatu hal?  Jika pernah mengalaminya, ada dua kemungkinan kenapa  topik itu sulit untuk ditulis.

Pertama, topik itu begitu membosankan sehingga kalian tidak tahu bagaimana harus menulisnya. Kedua, topik itu sangat menarik, banyak hal bagus yang bisa ditulis tentangnya, tetapi saking banyaknya, kalian malah bingung harus memulai dari mana.

Tulisan ini merupakan contoh kasus yang kedua.

Westworld adalah serial TV yang nyaris sempurna, banyak hal yang bisa diceritakan dari serial ini dan saya kesulitan untuk menuangkannya dalam sebuah postingan.

westworld

 

Inti cerita Westworld adalah kisah tentang sebuah taman bermain buatan yang sangat mirip dengan dunia nyata. Semuanya buatan namun sangat mirip aslinya, dari mulai rumah-rumah, pegunungan, hutan-hutan, hewan-hewan liar sampai robot manusia penghuni taman tersebut yang dikenal dengan sebutan host.

Lalu apa tujuan taman tersebut dibuat?

Jawabannya adalah sebagai tempat berlibur bagi para konglomerat. Layaknya sebuah game, taman tersebut adalah tempat hiburan bagi para pengunjungnya yang dikenal dengan sebutan guest.

Sebuah game tentunya memiliki tema dan cerita tertentu, begitu juga dengan Westworld. Tema yang bisa dinikmati oleh pengunjung di Westworld adalah  tema kehidupan dunia barat masa lalu dimana para guest akan bermain sebagai seorang koboi.

Keberadaan Westworld tentu saja menjadi daya tarik banyak orang untuk menghabiskan waktunya di sana. Bayangkan saja, para guest bebas melakukan apa saja selama berada di taman tersebut. Mereka bisa membunuh para host koboi sesuka hati tanpa takut terluka sedikitpun , mereka juga bebas meniduri para host perempuan yang kecantikannya tak kalah dengan perempuan asli.

episode-08-1280

Di Westworld, setiap guest bebas memilih peran mereka, mau jadi penjahat atau jadi pahlawan.

Semuanya berjalan dengan normal pada awalnya. Para guest menikmati waktu mereka di Westworld. Sementara para host, menjalani aktivitas rutin mereka (loop) sesuai dengan skenario yang dibuat.

Masalah mulai muncul saat para host mulai berperilaku aneh dan menyimpang. Hal ini membuat orang-orang di balik layar Westworld kerepotan. Mereka mencoba mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi dengan para host.

Bernard Lowe (Jeffrey Wright) dan Theresa Cullen (Sidse Babett Knudsen ) adalah dua orang yang paling dibuat pusing dengan kondisi itu. Mereka berdua adalah orang yang paling bertanggung jawab menjaga agar situasi di dalam Westworld tetap normal dan memastikan para host tetap berperilaku sesuai naskah.

Sementara Robert Ford (Anthony Hopkins), sang pencipta semua host yang ada di Westworld tampaknya tak mau bekerja sama dengan Bernard dan Theresa. Sebagai pencipta, Ford merasa memiliki kewenangan untuk mengatur semua yang terjadi di Westworld, termasuk mengubah jalan cerita dan karakter para host.

Di sisi lain ada seorang guest tua misterius berjuluk Man in Black yang terus menjelajahi Westworld selama tiga puluh tahun terakhir. Pria itu sedang mencari sesuatu yang selama ini menjadi rahasia Westworld.

Kehidupan para host juga diceritakan melalui sosok Dolores (Evan Rachel Wood), seorang host cantik yang skenarionya di Westworld membuat kehidupannya selalu berakhir dengan buruk dan Maeve (Thandie Newton), seorang pelacur yang juga mengelola sebuah rumah prostitusi.

Keduanya sama-sama berperilaku aneh dan menularkan perilaku tersebut pada host-host lainnya.

Masalah-masalah itulah yang menjadi inti cerita serial Westworld selama 10 episode dengan durasi kurang lebih 50 menit.

Serial ini, seperti yang sudah saya kemukakan sebelumnya, mempunyai banyak hal yang bisa diceritakan. Setiap episodenya selalu menyajikan kejutan-kejutan sekaligus pertanyaan-pertanyaan yang selalu membuat penasaran menantikan apa yang terjadi di episode-episode selanjutnya.

Dari segi pembuatan, serial yang diproduksi oleh HBO ini benar-benar digarap dengan serius karena menghabiskan dana yang kabarnya melebihi dana pembuatan film-film box office Hollywood.

Terbukti dengan tampilan setiap adegan dalam film ini yang lekat dengan kesan megah, terutama saat adegan-adegan yang mengambil latar di dalam “dapur” Westworld, tempat dimana para host dibuat.

161212-westworld-news

Keindahan-keindahan itu masih ditambah dengan alunan-alunan musik indah yang mengiringi setiap adegan. Sebagian besar musik-musik tersebut adalah hasil aransemen ulang  dari lagu-lagu band-band rock klasik yang sudah melegenda sehingga sembari menonton Westworld para penonton akan  sedikit diajak bernostalgia lewat alunan musik latar.

Penampilan para aktornya pun menurut saya sangat memuaskan. Anthony Hopkins yang berperan sebagai Robert Ford mampu memerankan sosok pria yang cerdas, berkuasa, sekaligus misterius dengan sangat baik. Evan Rachel Wood yang mendapatkan peran sebagai Dolores, host cantik yang selalu bernasib malang , menjalankan tugasnya dengan baik. Ia mampu memainkan ekspresinya dengan baik terutama saat harus beradegan menjadi seorang robot.

westworld-official-trailer-evan-rachel-wood-hbo

Demikian pula dengan aktor-aktor lain, mereka semua berhasil membuat saya larut ke dunia Westworld.

 

Satu hal yang membuat keseruan menonton Westworld semakin bertambah adalah banyaknya diskusi-diskusi sengit antar para penontonnya. Di setiap forum online yang saya temui, banyak sekali teori-teori dan asumsi-asumsi tentang apa yang sebenarnya terjadi di Westworld .

Setiap kali selesai menonton sebuah episode Westworld saya biasanya langsung mengunjungi situs-situs forum online seperti Reddit, Kaskus, maupu Facebook group untuk mencari penjelasan-penjelasan tentang hal-hal yang tidak saya mengerti di episode tersebut dan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi di episode selanjutnya.

Tak cukup dengan mencari jawaban di forum-forum diskusi, saya bahkan juga rajin mendengarkan podcast-podcast yang mengulas episode-episode Westworld.  

Saya rasa saya tak pernah se-niat itu dalam mengikuti sebuah serial TV maupun Film.

Ketika Westworld menyelesaikan episode terakhirnya pertengahan Desember yang lalu, saya merasa ada sesuatu yang hilang dalam hidup saya. Apalagi musim kedua Westworld baru akan tayang pada 2018 mendatang.

Untungnya sampai sekarang grup facebook yang berisi para Fans Westworld masih ramai, bahkan setiap hari masih ada orang yang posting, entah itu fakta-fakta menarik seputar Westworld atau sekedar meme-meme lucu yang berhubungan dengan serial tersebut.

Saya rasa seribu kata yang saya tulis di postingan ini pun masih kurang cukup untuk mengekspresikan betapa kagumnya saya akan serial Westworld.

Tak apalah, saya sudah cukup puas karena akhirnya bisa menyelesaikan tulisan ini.

Westworld adalah tontonan yang sangat saya rekomendasikan. Saya yakin serial ini akan menghibur dan mengejutkan siapapun yang menontonnya.

Jika anda suka tontonan bertema fiksi-ilmiah yang penuh dengan twist, anda pasti akan menyukai Westworld.

Trailler:

 

Catatan:

  • Serial ini cukup banyak menampilkan adegan-adegan telanjang para host baik laki-laki maupun perempuan namun tak sampai membuat pikiran kita “ngeres” karena mereka berakting sebagai robot.

 

Gambar: HBO

AuthorFirman

Penyuka sepak bola dan bacaan.

16 replies to Review Westworld: Serial yang Penuh Kejutan

  1. Pingback:

  2. wuah sprtinya bagus mas DYF, Cinta jd pgin nonton.
    Hmmm, jd inget dulu Cinta jg prnah suka bngt sma serial Vampire Diaries…keren mnurut Cinta mah

    • Iya, ini serial TV terbaik yang pernah saya tonton.
      Boleh juga tuh Vampire Diaries, ceritanya tentang apa mb?

      • ttg dua org kaka beradik vampire yg mencintai seorang cwek. Cewek ini akhirnya kmudian jd Vampire jg

  3. Wah pengen banget lihat ini Mas!!

    Serial favorit saya sekarang:
    1. Call Girl Experience (Steven Sonderberg)
    2. Master of Sex (dramanya bagus jangan konsen di seksnya)
    3. This is Us (nominasi Golden Globe 2017)
    4. Affair (Golden Globe nominasi / winner buat pemainnya)
    5. Daredevil, Luke Cage
    6. Sherlock Holmes

    • Walah, cuma ada 2 di daftar itu yang sudah saya tonton mas, Sherlock sama Daredevil. Kayaknya mau coba nonton This is Us.

        • Okelah, siap-siap maraton lagi ini. 😀

  4. Wah update filmnya serial televisi terus. Saya kurang suka serial sebenarnya, lebih suka anime. Ntahlah kadang2 saya merasa kok kayak anak kecil ha ha ha….

    • Iya mas, beberapa bulan ini saya memang lagi ketagihan nontonin serial TV barat. Anime kata orang-orang bagus tapi saya bingung mau mulai dari mana. Sebenarnya sama aja sih kayaknya, saya cukup sering baca review anime yang ceritanya cukup dewasa juga.

  5. Mas Firman penggemar berat film ini ya? Wah, salut dech dengarnya. Saya jadi penasaran mau nontonnya juga. Tapi koq serial ya, sy lebih suka yg sekali duduk aja menontonnya.

    • Ada enak enggaknya nontonin serial TV mas. Emang sih nggak mungkin ditonton semuanya langsung tapi biasanya lebih puas selesai nonton serial daripada film karena ending film kadang masih suka membingungkan.

  6. HBO setelah sukses game of throne skrg westworld ya..baru tahu…kurang update serial TV. Tapi kalau ada aktor sekelas Anthony Hopkins sptnya bakal bagus…thanks informasi dan reviewnya

    • Dijamin suka mb, ada Ed Harris juga, berperan sbg The Man in Black.

  7. Pingback:

Punya pertanyaan atau pendapat lain? Jangan ragu untuk berkomentar!