Catatan Paruh Musim Liga 1 & Prediksi Akhir Musim

madura united liga 1

Tak terasa kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Indonesia, Gojek Traveloka Liga 1 telah memasuki paruh musim. Dan seperti biasa, prediksi saya kembali meleset. 😀

Empat tim yang saya prediksi akan menjuarai kompetisi yakni PSM, Arema, Barito, dan Persib untuk sementara malah terdampar di posisi ke 5, 7, 12, dan 14. Bahkan jika Sriwijaya FC mampu memenangi laga tunda menghadapi Perseru Serui besok, Persib akan mengakhiri paruh musim di peringkat 15. Continue reading Catatan Paruh Musim Liga 1 & Prediksi Akhir Musim

Ada Apa dengan Persib?

Ada apa dengan persib
gambar: viva.co.id

Punya pemain-pemain berkualitas. Centang.

Keuangan tim sehat, dana dari sponsor lancar. Centang.

Dukungan supporter luar biasa, stadion selalu penuh saat main di kandang. Contreng.

 

Seharusnya dengan kondisi- kondisi  seperti di atas, sebuah klub sepakbola minimal bisa bertengger di papan atas klasemen.

Tetapi kenyataannya hal itu tak dialami oleh Persib Bandung.

Continue reading Ada Apa dengan Persib?

Cara Menonton Pertandingan Liga 1 Indonesia (Update 2018)

Baca sampai selesai untuk mengetahui cara-cara menonton Liga 1 Indonesia 2018

Cara nonton Liga 1 Indonesia 2018

twitter @Liga1Match
Liga1 Indonesia kembali!

Sempat beberapa kali tertunda, kompetisi sepak bola tertinggi di tanah air akhirnya kembali digelar.

Gojek Liga 1 musim ini tentu saja menjanjikan persaingan yang lebih seru berkat kembalinya tiga klub klasik penuh prestasi, Persebaya Surabaya, PSMS Medan, dan PSIS Semarang.

Selain tiga klub tersebut, menarik juga untuk menyaksikan tim-tim lain seperti Persija Jakarta yang on fire di ajang pra-musim. Persib Bandung dan Sriwijaya FC yang mencoba kembali ke jajaran papan atas Liga dengan mendatangkan juru taktik anyar penuh pengalaman. Bali United, Borneo FC, Madura United, klub-klub baru yang ambisius. Bhayangkara FC yang berupaya mempertahankan gelar juara musim lalu, serta klub-klub lainnya.

Sementara PSSI sibuk memastikan kelancaran kompetisi, klub-klub berlomba-lomba memperkuat skuad, kita semua disibukkan dengan…yak, tentu saja, satu hal yang sangat penting bagi para suporter layar kaca,

Mencari cara untuk menonton siaran Gojek Liga 1.

Untuk itu pertama-tama kita harus mengetahui tentang siapa pemegang hak siar Gojek Liga 1 musim 2018 ini.

Orange TV dan TV One masih bertahan meski nama terakhir tak lagi menjadi pemegang hak siar utama.

Emtek Group-lah yang, bisa dibilang, merupakan pemegang hak siar utama Liga 1 musim ini. Melalui stasiun TV Indosiar dan O Channel serta situs Vidio.com mereka akan menayangkan sebagian besar pertandingan Gojek Liga 1 2018.

Setelah kita mengetahui para pemegang hak siar Liga 1 2018, tentu menjadi lebih mudah untuk mencari tahu cara menonton siaran liga 1 Indonesia musim ini.

Berikut ini saya merangkum cara-caranya, sesuai dengan media/ alat yang kalian gunakan.

Cara 1 : TV dan Antena

Cara termudah dan termurah untuk menonton Liga 1 ini harusnya menjadi semakin mudah musim ini. Indosiar jelas memiliki jangkauan yang lebih luas dibanding dengan TV One musim lalu.

Jadi, siapkan antena dan TV anda kemudian cari channel Indosiar. Mudah, simpel, dan minim biaya.

Cara 2 : Parabola

Channel Indosiar bisa disaksikan melalui TV yang tersambung dengan parabola dalam kondisi normal. Tetapi tidak saat jam tayang Gojek Liga 1.
Kenapa bisa begitu? Kenapa menonton liga 1 di parabola diacak?

Jawabannya adalah karena Indosiar memang tidak memegang hak siar untuk menyiarkan Liga 1 melalui parabola.

Hak siar tersebut dimiliki oleh Orange TV melalui channel festival.
Kita harus membeli parabola atau minimal receiver Orange TV untuk menyaksikan pertandingan-pertandingan Liga 1. Kita harus mengganti receiver parabola lama dengan receiver Orange TV.

Ada 2 jenis receiver Orange TV yakni KU Band seharga Rp 310.000 dan C-Band seharga Rp 409.000.

Jangan lupa juga untuk membeli paket channel-minimal paket familly-seharga Rp 119.000 per bulan.

Atau jika ingin menyaksikan pertandingan-pertandingan olahraga lain termasuk liga Inggris, Liga Spanyol, Liga Prancis, dan Liga Champions, belilah paket Sporty + seharga Rp 168.000 per bulan.

Selengkapnya silahkan kunjungi orangetv.co.id

Jika kalian masih ngotot menggunakan parabola biasa, ada sebuah cara, cara ilegal namun lumrah digunakan, yakni dengan kode bisskey.

Kode bisskey bisa dengan mudah kita dapatkan di media social. Ada banyak akun-akun yang dengan sukarela memposting kode-kode tersebut setiap kali ada jadwal pertandingan.

Silakan follow akun @BisskeyID di twitter atau Facebook Fans Page BisskeyID.

Cara memasukkan kodenya pun cukup mudah. Pindahkan channel tv ke channel yang diacak, biasanya ditandai dengan layar yang gelap tanpa suara. Lalu tekan tombol INFO pada remote control receiver parabola, kemudian tekan lagi tombol 1, 2, 3, dan 4 satu per satu.

Layar akan menampilkan sebuah form kosong. Masukkan 16 digit kode bisskey yang anda dapat dari salah satu akun tadi, jika sudah selesai tekan OK atau tombol lain sesuai petunjuk di layar TV.

Kalau tidak ada kesalahan, siaran yang diacak akan terbuka.

Cara 3: Streaming

Ini adalah cara yang cukup mudah dan praktis terutama jika anda adalah seorang anak kos yang tidak memiliki TV di kamar anda.

Streaming pertandingan Liga 1 bisa dilakukan dengan berbagai cara tetapi yang paling mudah adalah dengan menggunakan aplikasi vidio.com


atau mengunjungi situsnya di www.vidio.com

Keuntungan streaming adalah kita bisa menyaksikan beberapa pertandingan yang tak disiarkan di TV.

Tetapi jangan lupa, siapkan jaringan internet yang stabil, minimal H+ atau akan lebih baik dengan jaringan wifi.

Jika menggunakan paket data seluler, siapkan kuota minimal 500 mb jika menggunakan smartphone, atau 1 gb jika melalui PC/ laptop.

Itulah tadi beberapa cara yang saya tahu untuk bisa menonton siaran pertandingan Liga 1. Saya sendiri menyarankan untuk menyaksikan pertandingan-pertandingan Gojek Liga 1 via streaming vidio.com karena lebih praktis dan bisa menonton nyaris semus pertandingan.

Selain itu saat ini hampir semua orang memiliki smarphone dan harga paket internet tak lagi semahal dulu.

Sekian, terima kasih, dan jika ada pertanyaan silakan tinggalkan di kolom komentar.

Baca juga

7 Penyebab Tayangan Sepakbola Indonesia Buruk

Fakta Tentang Siaran Liga Indonesia

Fakta Tentang Siaran Liga Indonesia

siaran sepakbola Indonesia

Bagi kalian yang sudah lama mengikuti blog ini tentu paham bahwa saya seringkali beropini tentang buruknya siaran sepakbola Indonesia.

Setidaknya ada 3 tulisan di blog ini yang membahas mengenai topik tersebut,

3 Hal yang Membuat Saya Kurang Nyaman Menonton Siaran Sepakbola Indonesia

Go-Jek Traveloka Liga 1, Kompetisi Baru Rasa Lama

7 Penyebab Tayangan Sepakbola Indonesia Buruk

 

Ketiga tulisan di atas merupakan pendapat saya pribadi yang tak disangka, juga diamini oleh cukup banyak warganet.

Meski demikian perlu diingat bahwa biar bagaimanapun tulisan-tulisan tadi tak bisa menjelaskan apa yang sesungguhnya terjadi karena hanya berdasarkan asumsi-asumsi saya saja.

Karena itu di artikel ini saya akan menuliskan fakta-fakta tentang siaran sepakbola Indonesia, khususnya Liga 1 yang sejak awal telah mendapatkan banyak sekali kritik. Fakta-fakta ini saya kutip dari pernyataan Bung Hanif Thamrin, Direktur Media dan Hubungan Internasional PSSI di akun twitternya.

Bagi kalian yang belum tahu, Bung Hanif adalah wajah baru di PSSI. Meski demikian, beliau cukup kenyang pengalaman karena pernah berkerja sebagai International Content Producer untuk klub kaya raya Inggris, Manchester City.

Selengkapnya tentang sosok Bung Hanif Thamrin bisa kalian baca di Review Buku Pemburu di Manchester Biru.

 

….

Pertanyaan yang cukup sering diajukan oleh orang-orang adalah, Kenapa Liga 1 tidak disiarkan oleh NETtv, padahal stasiun TV tersebut telah terbukti bisa menghasilkan kualitas tayangan yang bagus, seperti di video berikut,

Berikut jawaban Bung Hanif,

Ternyata memang pihak NETtv sendiri yang menolak tawaran untuk menyiarkan Liga 1 musim ini. Hal ini sangat masuk akal mengingat NETtv sudah memiliki tayangan-tayangan unggulan mereka sendiri di jam-jam pertandingan Liga 1.

Apalagi dengan kondisi jadwal Liga 1 yang hampir tiap hari selalu ada pertandingan, mereka tentu enggan berjudi mengorbankan tayangan yang sudah terbukti diminati penonton dengan siaran liga Indonesia yang, meski berpotensi menarik banyak penonton, namun juga punya potensi mandeg di tengah jalan. (Ingat QNB League)

Bung Hanif juga menjelaskan kenapa banyak stasiun TV maupun sponsor enggan berinvestasi di Liga Indonesia musim ini.

Jadi sudah jelas kan kenapa akhirnya kompetisi Liga 1 musim ini disiarkan oleh tvOne.

Satu hal lain yang membuat banyak pencinta sepak bola Indonesia kesal adalah buruknya kualitas siaran tvOne. Dari mulai angle kamera yang tidak pas, tayangan replay yang tidak jelas, hingga jangkauan siarannya yang tidak masuk ke daerah-daerah pelosok serta pengguna parabola yang tidak bisa menyaksikan siaran karena diacak.

Menanggapi hal tersebut, bung Hanif meminta para suporter untuk bersabar sembari mengingatkan bahwa tak seperti Liga Inggris, tayangan Liga Indonesia masih gratis untuk ditonton.

Terakhir, Bung Hanif juga memberikan pesan kepada para suporter untuk turut serta dalam memajukan perkembangan sepakbola Indonesia.

….

 

Mungkin kalian masih belum puas dengan jawaban tadi, sayapun sama, tetapi setidaknya sekarang kita tahu apa yang sebenarnya terjadi.

Seperti yang sudah pernah saya bilang sebelumnya , tidak mudah bagi stasiun TV manapun untuk menyiarkan Liga Indonesia, kompetisi yang melibatkan klub-klub dari wilayah yang sangat luas dan banyak dipisahkan oleh perairan. Dibutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk bisa melakukannya. Pihak stasiun TV tentunya harus berpikir ekstra keras untuk menarik perhatian sponsor guna menutupi biaya tersebut.

Satu hal yang harus kita ingat adalah sepak bola Indonesia baru dimulai lagi dari awal pasca terlepas dari sanksi FIFA, termasuk kompetisi Liga Indonesia.

Oleh sebab itu sebaiknya memang kita jangan dulu berharap terlalu banyak. Biarkanlah saja PSSI dan pihak-pihak yang berhubungan dengan sepak bola Indonesia melakukan pekerjaan mereka. Dengan begitu mungkin, dua atau tiga tahun lagi sepak bola Indonesia akan berkembang pesat dan menjadi jauh lebih baik.

Baca juga: Beberapa Cara Menonton Pertandingan Liga 1 Indonesia

Tudingan yang Tidak Adil Terhadap PS TNI

pstni
instagram: @PSTNI_Official

Jika anda bertanya kepada fans klub Indonesia manapun, klub mana yang paling mereka benci saat ini, kemungkinan besar mereka akan sepakat menyebut satu nama, PS TNI.

Klub ini memang menjadi sorotan publik dalam beberapa waktu terakhir karena perilaku kasar beberapa pemainnya di ajang Go-Jek Traveloka Liga 1.

Pada pertandingan ‘derby aparat’ menghadapi Bhayangkara FC lalu, kapten PS TNI, Abduh Lestaluhu yang juga merupakan punggawa timnas Indonesia , tertangkap kamera memukul wajah salah seorang pemain lawan dengan sengaja.

Abduh memang telah mendapatkan sanksi larangan bertanding sebanyak 4 pertandingan dan denda 10 juta rupiah akibat insiden itu. Tetapi perbuatannya itu tampaknya tak akan begitu mudah dilupakan oleh publik.

PS TNI pun lantas turut terkena imbasnya. Klub ini dianggap membawa kekerasan yang identik dengan prajurit TNI ke lapangan sepakbola.

Apalagi kemudian di pertandingan lain kapten pengganti Abduh, Manahati Lestusen juga tertangkap kamera mencekik seorang pemain PSM Makassar.

Sontak PS TNI saat ini mendapat citra buruk sebagai tim yang selalu bermain kasar dan tidak fair.

Benarkah?

Sebenarnya, permainan keras tak hanya dilakukan oleh PS TNI saja. Kalau boleh jujur bahkan semua tim di Indonesia selalu bermain keras.

Dalam setiap pertandingan Liga Indonesia selalu saja ada tekel-tekel horor yang kalau itu dilakukan di ajang internasional sudah pasti akan mendapat hukuman kartu merah.

Tentu saja wasit juga berperan di sini. Ketidaktegasan mereka dalam memimpin pertandingan membuat para pemain dengan santai melakukan pelanggaran-pelanggaran keras dan berbahaya.

Mengenai kasus pemukulan, Abduh juga bukan satu-satunya pelakunya. Beberapa pemain lain di Liga 1 dan Liga 2 juga berperilaku sama atau bahkan lebih parah.

Tentu saja saya tak lantas membenarkan perilaku Abduh. Hanya saja saya berpendapat bahwa PS TNI tak seharusnya terus-terusan mendapatkan cibiran .

Terlebih klub yang bermarkas di stadion Pakansari tersebut adalah salah satu tim yang tampil baik dan cukup mengejutkan di ajang Liga 1 tahun ini. Sebelum digasak Madura United 4-1 kemarin, PS TNI adalah salah satu tim yang belum terkalahkan.

Karakter permainan PS TNI terlihat jelas setiap kali bertanding, terutama saat mereka berhasil memaksakan hasil imbang 2-2 melawan Persib dan saat mengalahkan PSM 2-1.

Kekuatan fisik, semangat, dan kekompakan adalah ciri khas permainan PS TNI. Mereka seperti tak pernah mengendorkan permainan sepanjang 90 menit.

Tak banyak klub di Indonesia yang bisa melakukannya. Bahkan klub-klub besar seperti Persib, PSM, maupun Arema pun sering loyo menjelang akhir-akhir pertandingan.

 

PS TNI adalah salah satu klub yang menarik diikuti perjalanannya di Liga 1 musim ini. Sayangnya penampilan bagus mereka seolah tertutupi akibat perilaku beberapa pemainnya.

Semoga saja tidak ada lagi insiden-insiden kekerasan lain yang dilakukan oleh pemain-pemain  PS TNI maupun klub-klub lainnya sehingga penonton akan lebih fokus kepada ketatnya persaingan di klasemen daripada kasus-kasus kekerasan.

Karena sejatinya ajang Liga 1 musim ini adalah  kompetisi yang ketat dan sangat menghibur.